sayang...
lihatlah aq...
lihat dengan mata indahmu
apakah ada kebohongan tentang rasaq padamu
apakah ada keraguan yang mengganjal tujuan kita
sayang...
dua hati yang kita punya sudah bersatu sejak dulu
meskipun dua hati ini memang kadang berbenturan satu sama lain
dua hati kita akan tetap menjadi satu
Blog ini merupakan blog campur gado, di mana bahasannya tidak terbatas pada satu pokok masalah, tetapi semua boleh dibahas, mulai dari curahan hati si empunya blog sampai pengetahuan mengenai sains dan perkembangannya, serta wawasan islam. Semoga kita semua dapat sadar terhadap kedirian dan mampu mentas dari keterpurukan dan menemukan kelebihan kita serta dapat mengembangkannya dalam hal kebaikan.
Sabtu, 29 Oktober 2011
Senin, 03 Oktober 2011
Mengatur Haid itu Mudah
Menjelang musim haji, calon jamaah haji perempuan yang masih berada dalam usia reproduksi, biasanya direpotkan dengan urusan haid. Perlu atau tidak 'mengatur' siklus haid, agar saat wukuf di Arafah tidak terganggu.
Mengatur datangnya haid, biasanya dilakukan pada perempuan yang siklusnya tidak teratur. Caranya, adalah dengan mengkonsumsi pil KB secara teratur. “Namun, tidak boleh telat, satu hari pun tak boleh telat,” ujar ginekolog kondang, Dwiana Ocvianti.
Bahkan, menurut dokter Ocvi, begitu dia biasa disama, kita pun harus mengingat jam makan pil KB tersebut. Hal ini dilakukan agar disiplin, tak terjadi kelupaan atau keterlambatan makan pilnya.
Apabila satu hari saja lupa memakan pilnya, pengaturan yang dilakukan pun tidak akan berhasil.
Paling baik, adalah melakukan konsultasi terlebih dahulu pada dokter, tiga hingga enam bulan sebelum tanggal yang dipilih untuk tidak haid.
Mengatur datangnya haid, biasanya dilakukan pada perempuan yang siklusnya tidak teratur. Caranya, adalah dengan mengkonsumsi pil KB secara teratur. “Namun, tidak boleh telat, satu hari pun tak boleh telat,” ujar ginekolog kondang, Dwiana Ocvianti.
Bahkan, menurut dokter Ocvi, begitu dia biasa disama, kita pun harus mengingat jam makan pil KB tersebut. Hal ini dilakukan agar disiplin, tak terjadi kelupaan atau keterlambatan makan pilnya.
Apabila satu hari saja lupa memakan pilnya, pengaturan yang dilakukan pun tidak akan berhasil.
Paling baik, adalah melakukan konsultasi terlebih dahulu pada dokter, tiga hingga enam bulan sebelum tanggal yang dipilih untuk tidak haid.
Sains & Teknologi Hadapi Tsunami, Jepang Ciptakan 'Bahtera Nuh'
Sekitar 4.000 tahun lalu, banjir besar melanda Bumi. Sebelum bencana mahadahsyat itu terjadi, wahyu turun pada Nabi Nuh. Ia diperintahkan membuat perahu besar, untuk menyelamatkan manusia dan mahluk hidup lainnya.
Langganan:
Postingan (Atom)